Pencarian

NOC Indonesia Jajaki Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade 2028 lewat Diplomasi Dakar

Kamis, 05 November 2026 • 18:37:31 WIB
NOC Indonesia Jajaki Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade 2028 lewat Diplomasi Dakar
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menjajaki peluang tuan rumah kualifikasi Olimpiade 2028 melalui pertemuan dengan federasi internasional di sela Youth Olympic Games Dakar 2026.

SULAWESI SELATAN — Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menjajaki peluang menjadi tuan rumah ajang kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Penjajakan dilakukan lewat rangkaian pertemuan dengan pimpinan federasi internasional di sela Youth Olympic Games Dakar 2026, dengan respons awal yang disebut positif.

Langkah itu ditempuh Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari melalui diplomasi olahraga selama Dakar 2026 berlangsung. Ia mendampingi atlet muda Indonesia sekaligus membuka pembicaraan dengan sejumlah federasi dunia soal kemungkinan kompetisi internasional digelar di Tanah Air.

Menurut Okto, sapaan akrabnya, salah satu cara memperbanyak partisipasi atlet Indonesia di Olimpiade adalah menjadi tuan rumah ajang yang masuk jalur kualifikasi. Cakupannya meluas, dari kejuaraan dunia yang menjadi bagian penghitungan poin Olimpiade hingga kompetisi kualifikasi penentuan.

Pertemuan dengan Sepuluh Federasi Dunia

Di sela Dakar 2026, Okto bertemu langsung dengan Presiden World Skate Sabatino Aracu, Presiden International Table Tennis Federation (ITTF) Petra Sörling, Presiden International Weightlifting Federation (IWF) Mohammed Jalood, dan Presiden World Aquatics Husain Al-Musallam. Ia juga menemui Presiden World Climbing Marco Maria Scolaris serta Presiden World Gymnastics Morinari Watanabe.

Daftar berlanjut ke Presiden Union Cycliste Internationale (UCI) David Lappartient, Presiden World Triathlon Antonio Fernández Arimany, Presiden Badminton World Federation (BWF) Khunying Patama Leeswadtrakul, Presiden Kehormatan FIA Jean Todt, dan Presiden United States Olympic & Paralympic Committee (USOPC) Gene Sykes.

"Setiap multievent adalah kesempatan bagi kita untuk berdiplomasi. Pada kesempatan Youth Olympic Games Dakar 2026, kami bertemu langsung dengan para pimpinan federasi internasional, IOC, dan berbagai organisasi olahraga dunia," kata Okto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2026).

"Kami memanfaatkan kesempatan ini untuk menjajaki peluang agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, khususnya yang berkaitan dengan jalur kualifikasi Olimpiade," ujarnya.

Panjat Tebing dan Skating Buka Peluang

Sejumlah pertemuan mendapat respons awal positif. Federasi panjat tebing dan olahraga skating termasuk yang membuka peluang bagi Indonesia mengajukan diri sebagai penyelenggara kompetisi internasional. Rencana itu tetap harus mempertimbangkan persyaratan dan kesiapan penyelenggaraan.

Pembahasan lain menyangkut kemungkinan menggelar kejuaraan tinju internasional di Indonesia, termasuk di Bali, pada November atau Desember 2027. Rencana tersebut masih tahap penjajakan dan membutuhkan pembahasan lebih lanjut dengan pihak terkait.

Bukan Sekadar Kepercayaan Federasi

Bagi NOC Indonesia, menghadirkan lebih banyak kompetisi internasional bukan hanya soal meningkatkan kepercayaan federasi dunia terhadap kemampuan Indonesia sebagai penyelenggara. Langkah tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi atlet nasional bersaing di level tertinggi.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya mampu berpartisipasi, tetapi juga bisa menjadi tuan rumah yang baik dan sejajar dengan negara-negara lain. Ini bagian dari diplomasi olahraga yang terus kita bangun," kata Okto.

"Harapannya, semakin banyak kompetisi internasional yang bisa diselenggarakan di Indonesia, sehingga atlet-atlet kita juga memiliki kesempatan lebih besar untuk berproses dan bersaing dalam perjalanan menuju Olimpiade Los Angeles 2028," tambahnya.

Penjajakan ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat posisinya dalam ekosistem olahraga global. Selain membuka peluang menjadi tuan rumah ajang internasional, langkah tersebut diharapkan mendorong kerja sama yang memberi manfaat jangka panjang bagi pembinaan dan peningkatan prestasi atlet nasional.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks