SULAWESI SELATAN — Persib Bandung menginjakkan kaki di pekan terakhir kompetisi dengan keunggulan tipis. Torehan 78 poin dari 33 laga membuat Pangeran Biru unggul dua angka atas Borneo FC yang menghuni peringkat kedua. Kondisi ini membuat Persib memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri.
Hasil pekan lalu menjadi faktor krusial di balik posisi ideal ini. Persib sukses menaklukkan PSM Makassar 2-1 di Parepare, sementara Borneo FC hanya mampu bermain imbang tanpa gol kontra Persijap Jepara. Dua hasil itu mengubah peta persaingan gelar secara drastis.
Adam Alis: Target Utama Tetaplah Kemenangan
Meski hasil seri sudah cukup memastikan gelar, mentalitas skuad Persib Bandung tidak berubah. Gelandang serang Adam Alis menegaskan timnya tetap mengincar hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
"Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri," jelas Adam Alis dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman klub, Senin.
Kemenangan Spesial di Kandang PSM
Kemenangan 2-1 atas PSM Makassar di pekan 33 mendapat sorotan khusus dari Adam. Ia menyebut hasil itu bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan momen yang memecahkan rekor buruk Persib saat bertandang ke Parepare.
"Rasanya bangga dan enggak percaya kami bisa meraih hasil maksimal di kandang PSM. Karena ini bukan pertandingan yang mudah buat Persib. Tapi kami bisa melalui itu dengan baik karena kerja keras semua," pungkasnya.
Adam menambahkan, kemenangan dramatis hingga menit akhir itu menjadi modal berharga dan bukti bahwa timnya layak berada di puncak klasemen. Kini, satu langkah lagi memisahkan Persib dari sejarah juara ketiga beruntun.