Pencarian

Tren HP Keyboard QWERTY Mirip BlackBerry 2026: Dari Minimal Phone hingga Titan 2 Elite Pro

Selasa, 26 Mei 2026 • 22:17:01 WIB
Tren HP Keyboard QWERTY Mirip BlackBerry 2026: Dari Minimal Phone hingga Titan 2 Elite Pro
Minimal Phone hadir dengan layar e-paper hitam putih dan Android 14 untuk pengalaman minimalis.

SULAWESI SELATAN — Pasar ponsel pintar di 2026 menyajikan fenomena yang jarang diprediksi: kebangkitan perangkat dengan keyboard QWERTY fisik. Bukan BlackBerry yang kembali merilis HP, melainkan sejumlah pabrikan kecil dan aksesori pihak ketiga yang mengisi celah ini. Mulai dari HP dengan sistem operasi Android bawaan hingga aksesori case keyboard untuk iPhone dan Galaxy, pengguna kini punya opsi nyata untuk bernostalgia atau sekadar mengetik lebih nyaman.

Minimal Phone: Pilihan untuk Mengurangi Layar

Salah satu perangkat yang paling unik adalah Minimal Phone. Dihargai USD 449,99 (sekitar Rp 7,4 juta), HP ini mengusung layar e-paper hitam putih yang mirip e-reader. Dengan Android 14 dan dukungan penuh Google Play, perangkat ini menawarkan pengalaman Android yang sangat mendasar dan minim distraksi.

Bagi pengguna yang ingin mengurangi screen time atau mencari ponsel sekunder khusus untuk email dan chatting, Minimal Phone bisa jadi jawabannya. Layar e-paper juga membuat konsumsi konten visual seperti video menjadi kurang menarik, yang secara tidak langsung membatasi kebiasaan scrolling tanpa tujuan.

Unihertz Titan 2 Elite: Suksesor dengan Layar OLED 120 Hz

Unihertz, vendor yang dikenal lewat ponsel mirip BlackBerry Passport, kembali meluncurkan dua penerus Titan 2 di MWC 2026. Titan 2 Elite dan Titan 2 Elite Pro sukses menggalang dana lebih dari USD 4 juta dari hampir 9.000 pendukung di Kickstarter. Kedua HP ini kini tersedia untuk pre-order langsung dari situs Unihertz dengan harga USD 490 (Rp 8 juta) untuk varian Elite dan USD 580 (Rp 9,5 juta) untuk Elite Pro.

Peningkatan signifikan terletak pada layar. Jika pendahulunya menggunakan panel 4,5 inci, kedua model anyar ini beralih ke layar OLED 4,03 inci dengan refresh rate 120 Hz. Dukungan 5G, eSIM, dan microSD menjadi standar. Perbedaan utama ada di sektor dapur pacu dan penyimpanan: varian Pro mengusung prosesor lebih tinggi dan memori internal 512 GB, dua kali lipat dari varian standar yang 256 GB.

Clicks Communicator: HP Android dengan Keyboard Layar Sentuh

Clicks, perusahaan yang sebelumnya populer dengan aksesori case keyboard untuk iPhone, kini merambah ke ranah ponsel utuh. Clicks Communicator yang diperkenalkan di CES 2026 dibanderol USD 499 (sekitar Rp 8,2 juta). Paket yang ditawarkan cukup menarik: layar OLED 4,03 inci, prosesor MediaTek Dimensity 8300, dan keyboard QWERTY fisik yang juga mendukung input sentuh.

Menariknya, HP ini sudah menjalankan Android 16 dan dijamin mendapat pembaruan software selama lima tahun. Fitur lain termasuk pengisian daya nirkabel Qi2, jack audio 3,5 mm, dan lampu LED yang bisa dikustomisasi pada tombol Prompt Key di samping bodi. Bagi pengguna yang menginginkan perangkat modern dengan sentuhan keyboard BlackBerry, Clicks Communicator menjadi opsi paling segar.

Aksesori Keyboard untuk iPhone dan Android

Bagi yang belum siap mengganti HP utama, Clicks juga masih menjual aksesori case keyboard yang kompatibel dengan iPhone dan beberapa ponsel Android. Solusi ini memungkinkan pengguna menambahkan keyboard fisik kapan pun dibutuhkan, tanpa harus kehilangan layar besar dan ekosistem ponsel utama mereka. Pendekatan ini menjembatani kebutuhan produktivitas tanpa mengorbankan kenyamanan konsumsi konten harian.

Mengapa Keyboard Fisik Kembali Dilirik?

Alasan di balik tren ini tidak tunggal. Selain faktor nostalgia dari mantan pengguna BlackBerry yang sudah bertahun-tahun tidak menemukan perangkat serupa, ada juga kebutuhan praktis. Pengguna yang banyak mengetik—seperti jurnalis, pebisnis, atau customer service—merasa keyboard fisik lebih minim error dibandingkan keyboard virtual, terutama di tengah masalah bug keyboard yang kerap muncul di beberapa perangkat.

Di luar fungsi, keyboard QWERTY juga memberi diferensiasi di tengah lautan ponsel yang tampak seragam. Di era di mana iPhone 17 atau Galaxy S26 semuanya punya layar penuh tanpa bezel, sebuah ponsel dengan keyboard fisik jelas menonjol dan memberikan "kepribadian" tersendiri bagi penggunanya.

Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks