Pencarian

PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU di 61 Lokasi, Layani Pengisian Daya di Tiga Provinsi

Selasa, 20 Oktober 2026 • 13:16:02 WIB
PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU di 61 Lokasi, Layani Pengisian Daya di Tiga Provinsi
Petugas menunjukkan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di salah satu SPKLU PLN.

MAKASSAR — Sebanyak 65 unit SPKLU berdiri di 46 lokasi di Sulawesi Selatan, 12 unit di 9 lokasi di Sulawesi Tenggara, dan 7 unit di 6 lokasi di Sulawesi Barat. Titik-titik pengisian itu mencakup ibu kota provinsi, kota kabupaten, jalur lintas provinsi, hingga kawasan publik seperti pusat perbelanjaan, kafe, kawasan wisata, kampus, dan bandara.

Empat Kelompok Kecepatan Pengisian Daya

PLN membagi layanan SPKLU ke dalam empat kelompok kecepatan. Rinciannya: 25 unit ultra fast charging berdaya 60-200 kW, 12 unit fast charging 25-50 kW, 39 unit medium charging 22 kW, dan 8 unit standard charging 7 kW.

Pengguna kendaraan listrik roda dua juga mendapat fasilitas tersendiri. Sebanyak 16 unit SPKLU R2 berdaya 22 kW tersebar di 11 kabupaten/kota di tiga provinsi.

Jumlah Kendaraan Listrik Naik 53,7 Persen dalam Enam Bulan

Pertumbuhan kendaraan listrik di wilayah Sulselrabar tercatat 3.441 unit per 9 Oktober 2026. Angka itu meningkat 53,7 persen dibandingkan posisi April 2026.

Di sejumlah lokasi SPKLU, PLN menyediakan fasilitas lounge untuk pengguna yang menunggu proses pengisian daya. Pelanggan juga bisa memakai fitur EV Digital Services di aplikasi PLN Mobile untuk mencari lokasi SPKLU terdekat, memulai pengisian, dan menyelesaikan transaksi.

Alasan PLN Genjot Infrastruktur Pengisian Daya

Didik Wicaksono menegaskan kesiapan infrastruktur menentukan tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di kawasan timur Indonesia. "Kami ingin memastikan siapa pun yang beralih ke kendaraan listrik di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat tidak lagi ragu soal tempat mengisi daya. SPKLU kami tersebar di 61 lokasi, mudah dijangkau, dan nyaman digunakan," ujar Didik.

PLN juga mengaitkan operasional SPKLU dengan pengurangan emisi. "Setiap kendaraan listrik yang beroperasi turut membantu mengurangi emisi dan menjaga lingkungan kita. Karena itu, PLN akan terus mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi bersih di Sulselrabar," tambahnya.

Penambahan infrastruktur ini bertepatan dengan momentum Hari Listrik Nasional ke-81 pada 27 Oktober 2026. Bagi pengguna kendaraan listrik di jalur lintas provinsi, ketersediaan titik pengisian di luar kota-kota besar menjadi penentu apakah perjalanan jarak jauh bisa ditempuh tanpa khawatir kehabisan daya.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: portalmedia.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks