Desa Wisata Pulesari Sleman, Healing di Kaki Merapi dengan 26 Mata Air

Penulis: Jauhari Lubis  •  Minggu, 27 September 2026 | 13:24:01 WIB
Warga mengelola Desa Wisata Pulesari di Kapanewon Turi, Sleman, yang memiliki 26 sumber mata air jernih.

SULAWESI SELATAN — Desa Wisata Pulesari di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY, menawarkan pengalaman wisata alam di ketinggian 400–900 mdpl dengan 26 sumber mata air jernih yang mengaliri Sungai Krasak dan Sungai Bedog. Suhu udara sejuk 24–28 derajat Celcius membuat kawasan ini cocok untuk liburan keluarga maupun solo traveler yang ingin lepas dari hiruk-pikuk kota. Kawasan ini dikelola warga setempat sejak 2012 dan menyediakan paket wisata outbound, permainan tradisional, hingga wisata edukasi kearifan lokal.

Desa Wisata Pulesari berdiri di Dusun Pulesari, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman. Warga setempat bersama tim pengelola menggagas desa wisata ini pertama kali pada 26 Mei 2012. Sejak itu, kawasan lereng Gunung Merapi ini berkembang menjadi destinasi yang memadukan pemandangan alam vulkanik, budaya Jawa, dan aktivitas luar ruang.

Daya Tarik Utama: Mata Air dan Lanskap Vulkanik

Kehadiran 26 sumber mata air jernih menjadi daya tarik paling khas Pulesari. Sumber-sumber air itu mengaliri Sungai Krasak, Sungai Bedog, dan jaringan irigasi pertanian warga.

Lanskapnya berpasir dan berbatu cadas, khas pegunungan vulkanik Merapi. Berada di ketinggian 400–900 mdpl, kawasan ini menawarkan udara sejuk dengan rentang suhu 24–28 derajat Celcius.

Pendopo Tradisional Jawa dan Filosofinya

Pulesari menyediakan sembilan pendopo berarsitektur tradisional Jawa yang tersebar di berbagai titik kawasan. Masing-masing membawa filosofi penamaan unik: Cipto Roso, Cipto Karso, Cipto Wening, Cipto Karyo, Cipto Waskito, Cipto Pakarti, Cipto Wibowo, Cipto Bawono, dan Cipto Manunggal.

Pendopo ini berfungsi sebagai pusat kegiatan, mulai dari penyambutan tamu, pelatihan, pertunjukan seni, hingga tempat bersantai menikmati suasana pedesaan.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Menjajal rintangan air di kawasan outbound: Jaring Rintangan Air, Tangga Tebing Goyang, Merangkak Ban di Atas Air, Gubug Hujan, dan Lompat Ban di Atas Air
  • Bermain permainan tradisional komunal: kompetisi menangkap ikan, mengisi air dalam bumbung bambu, balap sandal bakiak, gobak sodor, dan jethungan
  • Mengikuti wisata edukasi kearifan lokal bersama pemandu lokal
  • Berfoto dan bersantai di area pendopo serta kawasan alam terbuka

Paket wisata di Pulesari dirancang fleksibel dan ramah untuk segala usia. Cocok untuk liburan keluarga, study tour sekolah, agenda komunitas, hingga corporate gathering.

Cara Menuju Lokasi

Desa Wisata Pulesari berada di Kapanewon Turi, Sleman, DIY. Kawasan ini dapat dijangkau dari pusat Kota Yogyakarta dengan kendaraan pribadi maupun sewa menuju arah lereng Merapi via Kecamatan Turi. Untuk rute transportasi umum dan estimasi waktu tempuh terkini, wisatawan disarankan mengonfirmasi ke dinas pariwisata setempat atau pengelola desa wisata.

Informasi Kunjungan dan Kontak

Alamat lengkap kawasan ini adalah Dusun Pulesari, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman, DIY. Narahubung yang bisa dihubungi adalah Didik di nomor 0857-4312-869. Informasi terbaru juga tersedia melalui Instagram @desawisatapulesari.

Harga tiket masuk, jam operasional, dan tarif paket wisata tidak dicantumkan dalam informasi resmi yang dirilis. Wisatawan sebaiknya menghubungi pengelola langsung untuk mendapatkan rincian biaya dan ketersediaan jadwal.

Tips Berkunjung

Suhu di kawasan ini berkisar 24–28 derajat Celcius, jadi pakaian nyaman dan alas kaki anti-slip akan membantu saat menjajal rintangan air. Bawa pakaian ganti jika berencana ikut aktivitas outbound basah.

Datang pada hari kerja jika ingin suasana lebih tenang, terutama untuk kunjungan keluarga atau solo. Untuk rombongan sekolah dan komunitas, sebaiknya hubungi pengelola lebih dulu agar paket dan pemandu bisa disiapkan.

Durasi ideal untuk menikmati Pulesari adalah setengah hingga satu hari penuh, tergantung paket yang dipilih. Kombinasikan kunjungan ke desa wisata ini dengan destinasi lain di lereng Merapi untuk pengalaman liburan yang lebih lengkap.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top