SULAWESI SELATAN — Kekalahan tipis dari Chelsea di final Piala FA pekan lalu menjadi pelipur lara. Namun hasil imbang di Vitality Stadium, Selasa malam, jadi pukulan telak: gelar liga direbut Arsenal, dan spekulasi kepergian Guardiola kian tak terbendung. Pelatih asal Spanyol itu kini hanya punya satu laga tersisa, melawan Aston Villa di akhir pekan, sebelum kontraknya memasuki tahun terakhir.
Pernyataan Guardiola: Saya Pemilik Satu Tahun Kontrak Lagi
“Saya bisa bilang, saya punya satu tahun kontrak lagi. Saya sudah berada di posisi ini bertahun-tahun,” ujar Guardiola dalam konferensi pers usai laga. “Orang pertama yang harus saya ajak bicara adalah ketua klub. Kami akan putuskan setelah musim berakhir. Sesederhana itu.”
Guardiola menegaskan tidak akan mengumumkan apa pun selama kompetisi masih berjalan. “Saya tidak akan memberi tahu kalian di sini karena saya harus bicara dengan ketua, pemain, dan staf saya,” tambahnya. Meski demikian, ia menekankan kebahagiaannya: “Saya orang paling bahagia di planet ini berada di klub ini. Klub ini luar biasa.”
Warisan 19 Trofi dalam 10 Tahun: Angka yang Bukan Sekadar Angka
Sejak 2016, Guardiola telah mengoleksi 17 trofi mayor—atau 20 jika dihitung semua ajang. Enam gelar Premier League, satu Liga Champions, dan tiga Piala FA. Ia juga menjadi manajer pertama dalam sejarah sepak bola Inggris yang memenangkan empat gelar liga papan atas secara beruntun. “19 trofi dalam 10 tahun—bertarung untuk yang ke-20—itu tidak buruk,” ujarnya merendah.
Puncaknya terjadi di Istanbul 2023 saat City mengalahkan Inter Milan di final Liga Champions. Itu adalah gelar Eropa ketiga Guardiola sebagai pelatih, setelah dua trofi bersama Barcelona. Namun, masa kejayaan itu diiringi awan gelap: City didakwa lebih dari 100 pelanggaran aturan finansial Premier League pada 2023. Sidang komisi independen rampung Desember 2024, dengan putusan masih ditunggu tahun ini.
Siapa Pengganti? Maresca dan Kompany Masuk Daftar
Jika Guardiola benar-benar hengkang, City harus mencari suksesor yang mampu mengisi sepatu raksasa. Nama Enzo Maresca—asisten lama Guardiola yang kini menganggur setelah berpisah dengan Chelsea di tengah musim—menjadi kandidat terkuat. Maresca membawa Chelsea juara Conference League dan Piala Dunia Antarklub, tapi hubungannya dengan manajemen klub memburuk.
Alternatif lain: Vincent Kompany, legenda City yang kini menukangi Bayern Munich. Namun, situasi di Allianz Arena masih belum jelas. Guardiola sendiri tak memberi isyarat soal rencana istirahat panjang, seperti yang ia lakukan antara periode Barcelona dan Bayern Munich pada 2012-13.
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Laga melawan Aston Villa di Etihad Stadium, Minggu depan, bisa jadi pertandingan terakhir Guardiola sebagai manajer City. Atau justru jadi awal dari musim perpisahan yang panjang. Yang pasti, keputusan final baru akan diumumkan setelah pertemuan dengan Ketua Klub Khaldoon Al Mubarak. Sampai saat itu, spekulasi akan terus bergulung—dan Premier League bersiap menghadapi guncangan besar.