Pencarian

Pemkot Makassar Relokasi Paksa Aktivitas Bongkar-Muat dari Pasar Kalimbu ke Terminal Mallengkeri, 140 Pedagang Daftar

Kamis, 21 Mei 2026 • 21:50:07 WIB
Pemkot Makassar Relokasi Paksa Aktivitas Bongkar-Muat dari Pasar Kalimbu ke Terminal Mallengkeri, 140 Pedagang Daftar
Aktivitas bongkar-muat di Jalan Veteran Utara resmi dipindahkan ke Terminal Mallengkeri sejak 21 Mei 2026.

MAKASSAR — Aktivitas pasar tumpah yang setiap malam menggelar di sepanjang Jalan Veteran Utara, Kelurahan Wajo Baru, resmi berakhir. Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Bontoala memindahkan paksa seluruh pedagang bongkar-muat dan sayur mayur ke Terminal Mallengkeri, Kecamatan Tamalate, setelah masa tenggat tujuh hari berakhir pada 20 Mei 2026.

Camat Bontoala Patahulla menegaskan, mulai malam ini tidak ada lagi aktivitas jual-beli maupun bongkar-muat di lokasi lama. “Semua sudah dialihkan ke Malengkeri,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Mengapa Relokasi Ini Berbeda dari Sebelumnya?

Bukan kali pertama pedagang di kawasan Pasar Kalimbu direlokasi ke Terminal Mallengkeri. Sebelumnya, sebagian dari mereka kembali lagi ke Jalan Veteran Utara karena fasilitas di terminal belum memadai. Namun kali ini, Patahulla menyebut PD Terminal telah melakukan pembenahan menyeluruh.

“Sekarang fasilitasnya sudah siap, mulai dari pengaspalan area, penerangan, hingga fasilitas pendukung lainnya. Terminal Mallengkeri sudah sangat siap menerima para pedagang,” katanya.

Proses Penertiban: Dari Sosialisasi ke Tindakan Tegas

Pemerintah tidak bergerak tiba-tiba. Sebelum penutupan, surat pemberitahuan telah disebar dan sosialisasi dilakukan selama sepekan. Pendekatan yang digunakan bersifat persuasif dan humanis, tanpa tindakan represif di awal.

“Kami sudah sampaikan surat pemberitahuan sekaligus tenggat waktu kepada seluruh pelaku usaha bongkar muat dan pedagang sayur mayur,” tutur Patahulla.

Namun, setelah batas waktu habis, tim terpadu akan turun. Jika masih ada pedagang yang membandel, kendaraan mereka akan digembok dan ditilang. “Kalau nanti tim turun dan masih ada yang didapat, tentu akan dilakukan imbauan. Kalau tidak diindahkan, mobilnya akan digembok oleh Dishub dan dilakukan tilang,” ungkapnya.

Berapa Banyak Pedagang yang Sudah Pindah?

Berdasarkan data dari PD Terminal, hingga Kamis siang tercatat 140 pedagang telah mendaftar untuk mendapatkan lapak. Pendaftaran ini penting agar penempatan lokasi bisa diatur secara tertib. “Di sana sudah ada nomor-nomor tempatnya,” jelas Patahulla.

Dari total sekitar 300 mobil yang biasa beroperasi di Jalan Veteran Utara, pihak terminal menyatakan kapasitas area masih mencukupi untuk menampung seluruhnya.

Tak Ada Biaya di Tahap Awal Relokasi

Pemerintah memberikan keringanan bagi para pedagang yang baru pindah. Pada tahap awal, belum ada biaya yang dibebankan. “Kita sudah sampaikan ke PD Terminal, untuk tahap sosialisasi ini jangan dulu ada biaya-biaya yang dibebankan karena ini masih proses peralihan,” ucap Patahulla.

Kebijakan ini merupakan hasil rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar pada 13 Mei 2026. Penertiban di Jalan Veteran Utara menjadi bagian dari upaya menghadirkan kawasan pasar yang lebih tertib, aman, nyaman, sekaligus mengurangi kemacetan yang kerap terjadi sejak pukul 23.00 Wita hingga pagi hari.

Bagikan
Sumber: majesty.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks