SULAWESI SELATAN — Pertamina Patra Niaga tidak hanya sekadar menjual BBM. Melalui kegiatan Ngobrol Santai Bareng Komunitas Otomotif, perusahaan ingin memastikan para pengguna kendaraan paham betul produk apa yang cocok untuk mesin mereka. Acara yang digelar di Jakarta itu dihadiri perwakilan dari sepuluh komunitas, mulai dari klub motor hingga mobil.
VP Marketing Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyebut forum ini sebagai ajang mempererat hubungan langsung dengan konsumen. "Kami ingin mendengar masukan sekaligus memberikan pemahaman yang benar soal energi," ujarnya dalam siaran resmi, Minggu (24/5/2026).
Edukasi dari BBM hingga Aplikasi MyPertamina
Dalam sesi diskusi, peserta mendapat materi tentang pemilihan bahan bakar berdasarkan rasio kompresi mesin, manfaat pelumas berkualitas, serta tips efisiensi energi. Tak ketinggalan, pengenalan fitur-fitur aplikasi MyPertamina turut disosialisasikan sebagai alat bantu konsumen mencari SPBU terdekat atau melihat promo.
Manager Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Dian Hapsari Firasati, dan VP Retail Fuel Sales, Windrian Kurniawan, menambahkan bahwa pihaknya terus meningkatkan layanan di SPBU. Mulai dari fasilitas toilet bersih hingga sistem antrean yang lebih nyaman, semua diupayakan agar konsumen betah.
Pakar Ekonomi dan Otomotif Beri Pandangan
Pandangan lebih luas soal energi nasional disampaikan pakar ekonomi Komaidi Notonegoro. Ia mengupas soal mekanisme subsidi BBM dan pentingnya ketahanan energi jangka panjang. Sementara itu, pakar otomotif Rifat Sungkar yang hadir sebagai narasumber menekankan peran komunitas sebagai agen perubahan.
"Komunitas otomotif bisa menjadi corong informasi yang benar soal perawatan kendaraan dan pemilihan BBM. Pakai RON yang sesuai, jangan asal murah," kata Rifat. Menurutnya, kesalahan memilih bahan bakar justru bisa merusak mesin dalam jangka panjang.
Kolaborasi untuk Kesadaran Energi
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa edukasi energi bukan hanya tugas perusahaan. "Kami mengajak masyarakat dan komunitas otomotif untuk turut berkolaborasi menyebarkan pemahaman mengenai penggunaan BBM sesuai spesifikasi kendaraan," ujar Roberth.
Ia berharap kesadaran publik terhadap energi yang lebih bijak bisa terus meningkat. Langkah ini dinilai krusial mengingat konsumsi BBM di Indonesia masih didominasi oleh produk bersubsidi yang kerap digunakan tidak tepat sasaran.
Forum semacam ini rencananya akan digelar secara berkala di kota-kota lain. Pertamina Patra Niaga ingin memastikan pesan bijak berenergi tidak hanya berhenti di Jakarta, tetapi menjangkau komunitas otomotif di seluruh Indonesia.