BONE — Dua warga Kahu, Bone, terlibat duel menggunakan senjata tajam pada Sabtu malam. Peristiwa itu mengakibatkan Muh Anshar (29) dilarikan ke rumah sakit setelah terkena tikaman.
Kapolsek Kahu Iptu Andi Muh Amir mengonfirmasi bahwa keduanya saat ini masih menjalani perawatan intensif. Muh Anshar dirawat di Rumah Sakit Tenriawaru Bone, sementara Junardi (50) menjalani perawatan di Puskesmas Kahu.
Dipicu Kesalahpahaman Lama
"Peristiwa penganiayaan antara korban I (Muh Anshar) dan Korban II (Junardi) dipicu selisih paham antara keduanya yang sebelumnya pernah terjadi," ujar Iptu Andi Muh Amir dalam keterangannya, Minggu (31/5).
Kronologi kejadian bermula saat Anshar mendatangi rumah Junardi. Namun, ia hanya bertemu dengan tetangganya. Setelah Junardi mengetahui dirinya dicari, ia pun mendatangi Anshar di tempat kejadian perkara (TKP). Pertemuan itu berujung pada aksi penganiayaan dan penikaman.
Polisi Antisipasi Aksi Balasan Massa
Pihak kepolisian menerima laporan dan segera mendatangi lokasi. Situasi sempat memanas karena sekitar 30 orang berkumpul di depan Puskesmas Kahu, dikhawatirkan akan melakukan penyerangan.
"Polsek Kahu melakukan stand by di sekitar rumah tempat tinggal korban, guna mengantisipasi adanya hal-hal tidak baik," papar Amir.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Amir menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pasti peristiwa berdarah tersebut. Polisi juga akan memeriksa kedua korban yang terlibat dalam duel tersebut.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," pungkasnya.