BONE — Nama Andi We Tenri Adara kini mengharumkan Kabupaten Bone di kancah nasional. Putri dari Andi Akbar Napoleon ini sukses menyabet Medali Emas pada kompetisi bergengsi EMSO 2026 yang mempertemukan siswa-siswi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Yang membanggakan, ia masih duduk di bangku Kelas 1 Sekolah Dasar.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda Bone memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi. EMSO sendiri merupakan ajang akademik yang menguji kemampuan peserta di tiga bidang sekaligus, yakni Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains. Andi We Tenri Adara tampil sebagai yang terbaik di kategori Bahasa Inggris.
Apresiasi Kadisdik Bone: “Capaian Luar Biasa”
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, bersaing dengan 167 peserta dari seluruh Indonesia bukanlah perkara mudah, apalagi bagi seorang siswa kelas 1 SD.
“Capaian ini sangat luar biasa. Mampu bersaing dengan siswa-siswi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia tentu bukan hal yang mudah. Prestasi ini menunjukkan bahwa anak-anak Bone memiliki potensi besar untuk berkompetisi di tingkat nasional,” ujar Edy Saputra Syam.
Ia juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam proses pendampingan. “Ketika potensi anak dapat dikenali sejak dini dan mendapatkan pendampingan yang tepat, maka mereka akan memiliki peluang besar untuk meraih prestasi yang membanggakan,” tegasnya.
Fakta Singkat Prestasi Andi We Tenri Adara
- Nama: Andi We Tenri Adara
- Sekolah: SD Islam Athirah Kabupaten Bone
- Kelas: 1 SD
- Prestasi: Medali Emas Bahasa Inggris EMSO 2026
- Pesaing: 167 peserta terbaik dari seluruh Indonesia
Orang Tua: Hasil Kerja Keras dan Doa
Andi Akbar Napoleon, ayah dari Andi We Tenri Adara, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi putrinya. Ia berterima kasih kepada pihak sekolah dan keluarga yang telah mendukung penuh proses belajar sang anak.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, doa, dukungan keluarga, serta bimbingan para guru di SD Islam Athirah Bone. Semoga dapat menjadi motivasi bagi anak-anak Bone lainnya untuk terus belajar dan berani berprestasi,” ungkapnya.
Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Sulawesi Selatan untuk terus mengembangkan kemampuan akademik dan berani berkompetisi di tingkat nasional. Andi We Tenri Adara telah membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk meraih prestasi gemilang.