Pencarian

Dua Mahasiswi UPN Veteran Jatim Dievakuasi Damkar Usai Terjebak 30 Menit di Lift Mati Listrik

Rabu, 10 Juni 2026 • 15:17:31 WIB
Dua Mahasiswi UPN Veteran Jatim Dievakuasi Damkar Usai Terjebak 30 Menit di Lift Mati Listrik
Dua mahasiswi UPN Veteran Jatim dievakuasi damkar setelah terjebak 30 menit di lift yang mati listrik.

SULAWESI SELATAN — Insiden bermula ketika lift yang ditumpangi Meisya dan Yasinta tiba-tiba berhenti di antara lantai satu dan dua. Listrik di kampus padam sesaat setelah keduanya masuk ke dalam lift untuk mengikuti perkuliahan siang itu.

"Kami kan mau naik, tiba-tiba mati," ujar Meisya kepada petugas di lokasi, Rabu (10/6/2026).

Evakuasi Dramatis Melalui Celah Sempit

Kepanikan terjadi di dalam lift. Teriakan minta tolong kedua mahasiswi terdengar oleh sejumlah mahasiswa yang kebetulan sedang menunggu lift di lantai dasar. Mereka segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan kampus.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tiba di Gedung FEB dalam waktu singkat. Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Petugas memaksa membuka pintu lift, lalu memandu kedua korban keluar melalui celah sempit menggunakan tangga darurat.

Setelah berhasil dievakuasi, Meisya dan Yasinta langsung dibawa ke klinik kampus untuk ditenangkan. Keduanya masih terlihat syok dan menangis akibat pengalaman terjebak di ruang sempit yang gelap tersebut.

Lift Dihentikan Sementara untuk Pemeriksaan

Pasca-insiden, manajemen kampus memutuskan untuk menghentikan sementara operasional lift di Gedung FEB. Tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan dan mekanisme pengaman lift untuk memastikan tidak ada kerusakan fatal.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak rektorat UPN Veteran Jatim mengenai penyebab pasti pemadaman listrik yang memicu insiden ini. Namun, pemeriksaan lift menjadi prioritas sebelum fasilitas tersebut kembali digunakan oleh sivitas akademika.

Insiden lift macet di kampus bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Sejumlah kejadian serupa, seperti terjebaknya 20 orang di lift RSUD Syamrabu Bangkalan akibat over kapasitas, menunjukkan pentingnya pengawasan rutin terhadap fasilitas lift di gedung publik dan institusi pendidikan.

Kedua mahasiswi dilaporkan dalam kondisi stabil setelah mendapatkan penanganan medis awal di klinik kampus. Pihak kampus disebut akan mendampingi mereka untuk pemulihan psikologis lebih lanjut.

Bagikan
Sumber: jatim.inews.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks