Pencarian

Panen Raya di Desa Balla Luwu Tembus 7,5 Ton per Hektare, Dinas Pertanian Apresiasi Kontribusi MDA

Jumat, 02 Oktober 2026 • 08:18:01 WIB
Panen Raya di Desa Balla Luwu Tembus 7,5 Ton per Hektare, Dinas Pertanian Apresiasi Kontribusi MDA
Panen raya di Desa Balla, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, menghasilkan sekitar 7,5 ton per hektare.

LUWU — Kepala Bidang Prasarana dan Sarana (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Hidayat Ilyas, menilai perhatian MDA terhadap warga Desa Balla sebagai bagian penting dalam membangun kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Penilaian itu disampaikan Hidayat saat menghadiri panen raya di Desa Balla, Kecamatan Bajo. Hasil panen padi di desa tersebut tercatat sekitar 7,5 ton per hektare atau setara 60 karung.

Capaian itu diperoleh di tengah musim kemarau dan keterbatasan pasokan air. Hidayat menyebut kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian saat petani menghadapi kondisi tersebut.

Kelompok Tani hingga Penyuluh Berperan Jaga Produktivitas

Hidayat menyebut kelompok tani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (OPT), PSDA, Kementerian Pertanian, serta berbagai pemangku kepentingan memiliki peran dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian di wilayah itu.

"Semoga ini kita tetap pertahankan dan kita berikan apresiasi kepada MDA. Selama ini, setelah kita lihat dan mendengarkan langsung, atensinya luar biasa kepada keluarga yang ada di Desa Balla, Kecamatan Bajo secara umum," kata Hidayat.

Ia juga menyoroti hasil panen yang tetap melebihi musim sebelumnya meski wilayah tersebut dilanda kekeringan.

"Walaupun kita dilanda kekeringan, alhamdulillah panen yang dirasakan oleh keluarga di sini hasilnya melebihi dari panen sebelumnya," ujarnya.

Pompanisasi dan Pengaturan Irigasi Selamatkan 10 Hektare Lahan

Pemerintah desa bersama kelompok tani dan sejumlah pihak menjaga ketersediaan air melalui pengaturan distribusi air irigasi dan pompanisasi. Sekitar 10 hektare lahan yang terdampak kekeringan disebut berhasil ditangani sehingga tanaman bertahan hingga masa panen.

Kepala Desa Balla, Baso Jima, mengatakan pihaknya bersama kelompok tani, Babinsa, camat, dan BPP turun berkolaborasi menangani pertanian selama musim kemarau.

"Alhamdulillah, kami di Desa Balla bekerja sama dengan kelompok tani. Kemudian Babinsa, Ibu Camat dan stakeholder lainnya, BPP, turun berkolaborasi dan bekerja sama menangani pertanian pada saat musim kemarau," kata Baso.

Desa Balla Minta MDA Masuk ke Sektor Pertanian

Baso berharap MDA dapat terlibat dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, dukungan MDA sebelumnya telah dirasakan masyarakat melalui sektor peternakan, pengembangan UMKM, serta pelatihan kapasitas masyarakat.

"Berkaitan dengan perusahaan MDA di desa kami, kami juga mengikutkan nanti dalam hal ini untuk sektor pertanian, baik dari sumber daya manusianya, yakni meng-cover sektor pertanian," kata Baso.

"Kalau kemarin-kemarin ini, alhamdulillah sektor peternakan sudah ada bantuan. Kemudian UMKM dengan BLK sudah diturunkan bantuan untuk pelatihan dari MDA," ujarnya.

Hidayat berharap kolaborasi yang telah terbangun terus diperkuat, termasuk memperluas dukungan MDA ke sektor pertanian agar manfaatnya dirasakan lebih luas.

"Semoga di musim tanam yang selanjutnya ini, harapan-harapan kita bisa terwujud. Sehingga ujung dari semua yang kita lakukan ini, keluarga petani menjadi jauh lebih baik dan peningkatan kesejahteraan itu bisa bertambah," tuturnya.

Jadwal Tanam Berikutnya Disepakati Lewat Tudang Sipulung

Pemerintah desa dan kelompok tani menyiapkan musim tanam berikutnya melalui tudang sipulung bersama petani. Jadwal tanam telah disepakati dengan target penanaman tidak melewati Desember 2026.

Pengaturan debit air dari hulu ke hilir tetap menjadi langkah utama menghadapi kemarau. Pompanisasi disiapkan apabila pasokan air kembali mengalami kendala.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tekape.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks