Pemerintah Kabupaten Bone meluncurkan fasilitas WiFi publik gratis bernama BerAmal di kawasan Lapangan Merdeka Watampone, Sulawesi Selatan, untuk mendukung pelaku UMKM memperluas pasar digital. Layanan ini menjangkau Lapangan Merdeka, Taman Bunga, hingga Pojok Kolaborasi, dan menyusul arahan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman. Fasilitas tersebut diharapkan memudahkan pedagang, mahasiswa, dan pengunjung yang membutuhkan koneksi internet tanpa biaya.
WATAMPONE — Pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone Andi Rizky Pratama menyatakan WiFi publik BerAmal dihadirkan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi digital. Jangkauan layanan meliputi tiga titik utama di kawasan pusat kota. Kehadirannya menyasar warga yang beraktivitas di ruang terbuka tanpa harus mengeluarkan biaya kuota.
Apa Itu WiFi Publik BerAmal?
BerAmal merupakan program penyediaan akses internet gratis yang diinisiasi Pemkab Bone melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian. Nama program ini merujuk pada kawasan Lapangan Merdeka yang dikenal sebagai pusat aktivitas warga Watampone.
Titik layanan mencakup Lapangan Merdeka, Taman Bunga, dan Pojok Kolaborasi. Ketiga lokasi tersebut dipilih karena menjadi tempat berkumpulnya pedagang, pelajar, mahasiswa, dan pengunjung pada jam-jam tertentu.
Bagaimana WiFi Ini Membantu Pedagang Kaki Lima?
Bagi pelaku UMKM, koneksi internet gratis membuka peluang promosi yang sebelumnya terkendala biaya data. Pedagang dapat memasarkan produk lewat media sosial, membalas pesan pelanggan, hingga memproses pesanan secara digital.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyebut pedagang kini punya kanal tambahan untuk menjangkau konsumen. "Pedagang tidak hanya mengandalkan promosi secara langsung, tetapi juga dapat memanfaatkan platform digital untuk menjangkau calon konsumen lebih luas," ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan pergeseran pola dagang di kawasan Lapangan Merdeka. Transaksi tidak lagi sebatas tatap muka, tetapi mulai merambah ruang digital.
Respons Pedagang: Manfaat Melampaui Urusan Jualan
Ketua Asosiasi UMKM Lapangan Merdeka Singgah Sore (Lamesra) BerAmal, Adnan Nur Al Madany, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bone dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian. Menurutnya, manfaat WiFi publik dirasakan tidak hanya oleh pedagang.
Pelanggan dan pengunjung Lapangan Merdeka turut menikmati layanan ini. Adnan menilai fasilitas tersebut juga menunjang kebutuhan pendidikan, komunikasi, pencarian informasi, dan interaksi sosial masyarakat.
Artinya, dampak WiFi BerAmal lebih luas dari sekadar mendongkrak penjualan. Ruang publik perlahan berubah fungsi menjadi ruang belajar dan ruang sosial yang terhubung.
Mengapa Pemkab Bone Fokus pada Ruang Publik?
Pemkab Bone berharap masyarakat memanfaatkan WiFi publik BerAmal secara positif dan bertanggung jawab. Keberadaannya diharapkan memberi manfaat nyata bagi produktivitas warga dan perkembangan UMKM lokal.
Lapangan Merdeka Watampone diharapkan tidak lagi sekadar tempat rekreasi dan berkumpul. Kawasan ini diproyeksikan tumbuh sebagai ruang ekonomi yang terhubung dengan ekosistem digital.
Langkah Pemkab Bone sejalan dengan tren daerah lain yang mulai menempatkan konektivitas internet sebagai infrastruktur dasar layanan publik. Bagi Watampone, taruhannya jelas: mempercepat UMKM masuk pasar digital tanpa membebani kantong pedagang.