Pencarian

Pemkab Gowa Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor, Andalkan Madu hingga Ikan Terbang

Minggu, 25 Oktober 2026 • 05:48:32 WIB
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor, Andalkan Madu hingga Ikan Terbang
Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menegaskan perbaikan mutu produk sebagai kunci UMKM daerah menembus pasar ekspor.

GOWA — Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa perbaikan mutu produk menjadi kunci agar UMKM daerah tidak berhenti di pasar lokal. Menurutnya, kualitas yang terus naik akan membuka pintu persaingan di tingkat provinsi dan nasional, dengan peluang ekspor sebagai target lanjutan.

Darmawangsyah menyampaikan hal itu dalam kegiatan Fun Walk Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Sulawesi Selatan yang digelar untuk memperingati Hari Jadi Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas). Acara berlangsung di kawasan Istana Balla Lompoa, Sabtu (24/10), dan dirangkai dengan pameran produk UMKM serta ekonomi kreatif.

Madu dan Ikan Terbang Jadi Bukti Produk Gowa Sudah Mendunia

Sejumlah komoditas Gowa dinilai sudah melewati batas pasar domestik. Darmawangsyah menyebut madu asal daerah itu telah menembus pasar ekspor ke India dan China.

Selain madu, Gowa tercatat sebagai salah satu pengekspor ikan terbang di Sulawesi Selatan. "Kita memiliki madu yang telah menembus pasar ekspor seperti India dan China, serta meskipun laut kita tidak besar tapi Gowa adalah salah satu pengekspor ikan terbang di Sulawesi Selatan," ujarnya.

Dua komoditas itu dijadikan contoh bahwa produk lokal mampu bersaing jika kualitas dan pengemasannya diperbaiki. "Tujuan kita adalah mendorong perbaikan kualitas produk yang semakin hari semakin bagus, sehingga produk-produk UMKM kita bisa bersaing di tingkat provinsi dan nasional. Harapan kita, bahkan bisa diekspor," kata Darmawangsyah.

Kuliner di Stan Pameran Dinilai Siap Naik Kelas

Darmawangsyah sempat mencicipi produk di sejumlah stan pameran. Penilaiannya, cita rasa kuliner UMKM Gowa sudah di atas rata-rata dan tinggal butuh sentuhan kemasan agar nilai jualnya meningkat.

"Produk-produk UMKM kita ini kualitasnya sudah luar biasa. Saya tadi mencoba beberapa produk di setiap stan, termasuk kulinernya yang memiliki cita rasa sangat baik. Ini harus segera dikemas dengan baik agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas," tambahnya.

Pemkab Gowa berencana melanjutkan kolaborasi dengan Gekrafs karena dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah. Darmawangsyah berharap kegiatan serupa digelar rutin setiap tahun sebagai wadah promosi produk lokal.

Gekrafs Fasilitasi HAKI hingga Program Kontainer Merah Putih

Ketua DPW Gekrafs Sulawesi Selatan Andi Rahmat Manggabarani menjelaskan, pemilihan Gowa sebagai lokasi kegiatan berkaitan dengan kekayaan sejarah dan budaya daerah itu. Ekonomi kreatif dinilai tidak bisa dilepaskan dari seni, tari, dan warisan kerajaan yang dimiliki Gowa.

"Kami ingin menonjolkan kembali kebudayaan yang ada di Sulawesi Selatan, mulai dari budaya kerajaan. Karena itu, kami memilih kawasan istana ini untuk memperkenalkan kebudayaan tersebut kepada seluruh Nusantara," jelasnya.

Dukungan konkret bagi pelaku UMKM Gowa datang lewat fasilitasi perlindungan kekayaan intelektual. Bekerja sama dengan Kementerian Hukum, Gekrafs akan menyiapkan pelatihan dan pendampingan agar pelaku usaha mendaftarkan merek sesuai jenis produk atau karya yang dimiliki.

Gekrafs Sulawesi Selatan juga menyiapkan program Kontainer Merah Putih, yakni penghimpunan produk unggulan dari berbagai kabupaten/kota untuk dipasarkan ke luar negeri. "Produk-produk unggulan dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan akan kita kumpulkan, termasuk produk unggulan Kabupaten Gowa, untuk menjadi bagian dari perwakilan Sulawesi Selatan yang akan kita ekspor bersama melalui program Kontainer Merah Putih," ungkap Andi Rahmat.

Bagi Pemkab Gowa, pengembangan ekonomi kreatif juga dikaitkan dengan pembenahan kawasan bersejarah. Darmawangsyah menyatakan pihaknya akan terus memperbaiki area Istana Balla Lompoa agar lebih menarik bagi pengunjung.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks