Pencarian

Australia dan Selandia Baru Rilis Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi

Rabu, 14 Oktober 2026 • 10:54:01 WIB
Australia dan Selandia Baru Rilis Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi
Australia dan Selandia Baru merilis peringatan perjalanan ke Arab Saudi pada 12 Oktober 2026.

SULAWESI SELATAN — Australia dan Selandia Baru menjadi negara terbaru yang merilis peringatan perjalanan ke Arab Saudi menyusul serangan kelompok Houthi terhadap sejumlah bandara di wilayah tersebut. Kedua negara mengeluarkan imbauan itu pada Senin, 12 Oktober 2026, dengan meminta warganya menghindari Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Sebelumnya, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Korea Selatan, dan Jepang sudah lebih dulu merilis peringatan serupa.

Selandia Baru mengambil langkah lebih tegas. Pemerintah negara itu mengimbau warganya tidak bepergian ke bandara utama Riyadh, serta Provinsi Najran, Jazan, dan Asir. Warga juga diminta menunda perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah lain di Arab Saudi.

Daftar Negara yang Sudah Rilis Peringatan

Australia dan Selandia Baru bergabung dengan sejumlah negara yang lebih dulu mengeluarkan imbauan serupa. Berikut daftarnya:

  • Amerika Serikat
  • Kanada
  • Inggris
  • Korea Selatan
  • Jepang
  • Australia
  • Selandia Baru

Bagi traveler Indonesia yang punya rencana ke Arab Saudi, terutama untuk umrah atau perjalanan bisnis, pantau terus informasi dari Kedutaan Besar RI di Riyadh. Informasi terkini soal status keamanan bandara dapat dikonfirmasi melalui maskapai atau agen perjalanan masing-masing.

Opera Gloves, Simbol Status Sejak Abad ke-17

Dari dunia fesyen, opera gloves kembali jadi sorotan sebagai penanda keanggunan dan kemewahan. Aksesori klasik ini panjangnya umumnya mencapai atau melampaui siku, sering diasosiasikan dengan acara formal dan glamor.

Sejak abad ke-17, sarung tangan panjang telah menjadi bagian dari mode wanita. Puncak popularitasnya terjadi pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, ketika aksesori ini jadi esensial bagi wanita kelas atas yang menghadiri opera, balet, dan pesta dansa.

Fungsi sarung tangan opera yang awalnya melindungi tangan dan memberi kehangatan kini berevolusi menjadi pernyataan mode yang kuat. Daya tariknya bertahan hingga kini, menjadikannya pilihan utama untuk momen-momen paling bergengsi di karpet merah.

Putri Charlotte dan Koleksi Perhiasan Kerajaan

Putri tunggal Pangeran William dan Kate Middleton, Putri Charlotte, mulai memiliki koleksi perhiasan yang menarik perhatian. Ia mengenakan hiasan kepala rancangan Jess Collett x Alexander McQueen saat penobatan Raja Charles III pada 2023.

Pada Trooping the Colour 2025, Charlotte tampil dengan bros berlian berbentuk tapal kuda pemberian Ratu Elizabeth II. Seiring bertambahnya usia, Charlotte berpeluang mengenakan perhiasan bersejarah milik Kate, termasuk koleksi peninggalan Putri Diana dan mendiang Ratu Elizabeth II.

Desainer busana anak Amaia Arrieta, yang pernah bertemu Charlotte, menilai sang putri memiliki kepercayaan diri dan kedewasaan yang tumbuh secara alami. Kepada People, Arrieta menggambarkan Charlotte sebagai sosok yang nyaman dengan dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

Sejumlah perhiasan warisan tersebut pernah melengkapi penampilan Putri Wales dalam acara kerajaan maupun agenda publik. Koleksi itu disebut berpotensi diwariskan kepada Charlotte saat ia beranjak dewasa.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks