Pencarian

Kepala BI Sulsel Sebut Laporan Penipuan Transaksi Keuangan Tembus 700 Ribu Sejak November 2024

Minggu, 01 November 2026 • 13:16:31 WIB
Kepala BI Sulsel Sebut Laporan Penipuan Transaksi Keuangan Tembus 700 Ribu Sejak November 2024
Kepala BI Sulsel menyampaikan laporan penipuan transaksi keuangan menembus 700 ribu sejak November 2024.

MAKASSAR — Selain laporan yang menembus 700 ribu, lebih dari 1,3 juta rekening terindikasi berkaitan dengan aktivitas penipuan telah masuk laporan dan menjalani proses verifikasi. Rezki menilai dua angka itu memperlihatkan betapa luas ancaman penipuan terhadap pengguna layanan keuangan digital di Sulawesi Selatan.

Modus pelaku terus berkembang. Mereka memakai pesan undian berhadiah, panggilan telepon palsu, sampai tautan yang mengarahkan korban ke situs berbahaya. Penyamaran sebagai anggota keluarga juga kerap dipakai untuk meminta transfer uang dengan alasan mendesak.

Mengapa Kedekatan Emosional Jadi Celah Terbesar

Rezki menyebut pelaku memanfaatkan rasa percaya dan kepanikan korban. Kedekatan emosional dalam keluarga menjadi celah yang paling sering mereka gunakan.

"Penipuan saat ini tidak mengenal usia. Anak muda yang akrab dengan teknologi, orang tua yang aktif bertransaksi, maupun kakek dan nenek kita sama-sama bisa menjadi sasaran," ujarnya.

Karena itu, edukasi keamanan digital dinilai perlu menjangkau seluruh anggota keluarga, bukan hanya satu kelompok usia. Anak muda bisa membantu orang tua mengenali pesan mencurigakan, sementara orang tua menanamkan kebiasaan berhati-hati kepada anak.

Sipaka Inge, Nilai Lokal yang Dipakai BI Sulsel untuk Edukasi

BI Sulsel memilih pendekatan kearifan lokal Sipaka Inge, yang bermakna saling mengingatkan, sebagai dasar edukasi perlindungan konsumen. Nilai itu dianggap paling pas untuk mengajak anggota keluarga saling menjaga saat bertransaksi digital.

"Yang muda membantu yang tua, yang tua membimbing yang muda. Anak dan cucu dapat membantu orang tua serta kakek nenek mengenali modus penipuan digital. Sebaliknya, orang tua juga dapat menanamkan kebiasaan berhati-hati kepada anak-anak," jelas Rezki.

Menurutnya, perlindungan konsumen tidak cukup mengandalkan teknologi keamanan. Kebiasaan saling mengingatkan dan keterbukaan dalam keluarga memegang peranan penting agar setiap anggota segera berbagi informasi ketika menerima permintaan transfer mencurigakan.

Tiga Kebiasaan Sederhana yang Diminta Diterapkan Warga

Dalam kegiatan itu, Rezki mengajak masyarakat membangun tiga kebiasaan untuk menghindari penipuan keuangan:

  • Jangan mudah percaya pada pesan, panggilan, atau tawaran yang mencurigakan.
  • Dampingi anggota keluarga ketika mereka membutuhkan bantuan dalam transaksi digital.
  • Bangun komunikasi terbuka agar anggota keluarga segera bercerita ketika menerima permintaan transfer yang tidak jelas.

"Kalau ragu, stop dulu. Jangan terburu-buru melakukan transaksi. Kata sandi atau kode OTP tidak untuk dibagikan kepada siapa pun," pesannya.

Rezki juga mengingatkan warga agar tidak sembarangan membuka tautan atau mengirim uang karena tekanan pihak yang tidak dikenal.

1.000 Peserta Fun Walk Jadi Penyebar Informasi

Sipaka Inge Fun Walk diikuti sekitar 1.000 peserta. BI berharap mereka menyebarkan informasi pencegahan penipuan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Sebelumnya, BI Sulsel menggelar sejumlah kegiatan edukasi dalam rangka Semarak Pekan Perlindungan Konsumen sejak Oktober 2026. Program itu menyasar kelompok perempuan, lanjut usia, dan mahasiswa, dengan pertemuan langsung serta siaran televisi dan radio.

BI Sulsel bersama industri sistem pembayaran terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen. Penguatan perlindungan di tingkat keluarga dinilai menjadi bagian penting untuk membangun keamanan transaksi digital dalam jangka panjang.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inspirasinusantara.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks