MAKASSAR — Ketua DPW PPP Sulsel Ilham Ari Fauzi Amir Uskara mengonfirmasi bahwa seluruh persiapan pelantikan telah rampung. Selain Ketua Umum, panitia juga mengundang Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar, serta jajaran Forkopimda. Sejumlah kepala daerah yang diusung PPP pada Pilkada lalu, seperti Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Bupati Sinjai Ratnawati Arif, turut masuk dalam daftar undangan.
Konsep Pelantikan: Perpaduan Sinematografi dan AI Libatkan Gen Z
Ari menjelaskan bahwa acara pelantikan nanti tidak akan sekadar seremoni biasa. Pihaknya menyiapkan konsep yang memadukan teknologi dan pertunjukan visual untuk menarik minat kader muda.
"Nanti ada konsep yang melibatkan generasi Z, termasuk sinematografi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam rangkaian acara," ujar Ari di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang Makassar, Selasa.
30 Persen Wajah Baru, Enam DPC Dipimpin Doktor
Komposisi kepengurusan yang akan dilantik menunjukkan adanya regenerasi. Sekitar 30 persen pengurus merupakan wajah baru, sementara enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dipimpin oleh tokoh bergelar doktor. Ari menargetkan keterlibatan generasi Z dan milenial di tingkat DPC semakin besar ke depan.
"Saya berharap kepengurusan di tingkat DPC semakin banyak melibatkan generasi Z dan milenial sebagai bagian dari upaya regenerasi partai," kata dia.
DPC Maros, Tana Toraja, dan Toraja Utara: Ada yang Libatkan Pengurus Lama
Proses pembentukan kepengurusan DPC di tiga daerah masih berjalan. Khusus Kabupaten Maros, sebagian pengurus lama kembali dilibatkan untuk memperkuat struktur. Sementara itu, DPC Tana Toraja dan Toraja Utara yang sebelumnya dipimpin pelaksana tugas akan diperkuat dengan masing-masing sekitar 35 pengurus dalam pelantikan mendatang.
Ari mengakui, dinamika politik pasca-Pemilu 2024 memengaruhi semangat sebagian kader, terutama di daerah yang tidak memperoleh kursi legislatif. Namun, ia menegaskan konsolidasi partai di Sulsel tetap berjalan baik.
Gugatan Kader ke Sekjen PPP Tak Ganggu Konsolidasi di Sulsel
Menanggapi gugatan yang diajukan sejumlah kader PPP, termasuk Ketua DPC PPP Bone Khairul Arman dan Sekretaris DPC PPP Bone Rangga Risaswar terhadap Sekjen DPP PPP Taj Yasin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ari menepis anggapan bahwa hal itu berdampak pada partai di daerah.
Menurut dia, gugatan tersebut merupakan sikap pribadi kader dan tidak mewakili DPW maupun seluruh DPC PPP di Sulawesi Selatan.
"Di Sulsel, konsolidasi partai tetap berjalan dengan baik. Kami berpedoman pada kepengurusan yang telah mendapatkan pengesahan dari pemerintah," tegas Ari.