MAKASSAR — Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 mendatang akan dikemas secara modern. Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi, mengatakan pihaknya akan menghadirkan unsur sinematografi dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam acara tersebut.
“Sebagai seremonial, kami ingin menggambarkan bagaimana PPP di bawah komando generasi Z. Jadi betul-betul melibatkan sinematografi, ada AI dan lain-lain,” ujar Ilham kepada wartawan, Selasa (16/6/2026) malam.
30 Persen Pengurus Wajah Baru, Enam DPC Dipimpin Doktor
Struktur kepengurusan DPW yang akan dilantik berjumlah 35 orang, terdiri dari berbagai bidang fungsional dan strategis. Ilham menekankan bahwa regenerasi menjadi prioritas utama dalam susunan kepengurusan baru ini.
“Sekitar 30 persen pengurus merupakan wajah baru atau sekitar 10 orang. Saya berharap di DPC setidaknya ada ketua, sekretaris atau bendahara yang berasal dari generasi Z atau milenial,” katanya.
Menariknya, enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang telah terbentuk dipimpin oleh kader dengan latar belakang pendidikan doktoral. Hal ini menjadi bentuk apresiasi partai terhadap kader yang memiliki kapasitas akademik tinggi.
Mardiono Dijadwalkan Hadir, Kepala Daerah dari Tiga Kabupaten Diundang
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dijadwalkan hadir langsung dalam pelantikan tersebut. Selain itu, DPW PPP Sulsel juga telah mengundang Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar, unsur Forkopimda, serta sejumlah organisasi kepemudaan tingkat provinsi.
Beberapa kepala daerah yang direncanakan hadir berasal dari Kabupaten Takalar, Sinjai, dan Bone. Kehadiran mereka diharapkan menjadi bagian dari penguatan komunikasi politik dan jejaring partai di tingkat daerah.
DPC Terbentuk di 21 Kabupaten/Kota, Tiga Daerah Masih Proses
Hingga saat ini, kepengurusan DPC PPP telah terbentuk di 21 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Tiga daerah lainnya masih dalam proses penyelesaian, yakni Maros, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Khusus untuk Maros, Ilham mengakui ada sedikit trauma politik karena posisi kursi partai di daerah tersebut masih nol. “Tapi kami tetap mengapresiasi kerja politik yang sudah terlihat meskipun belum menghasilkan kursi,” ujarnya. Sementara di Tana Toraja dan Toraja Utara, struktur kepengurusan selama ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Dalam agenda pelantikan nanti, juga akan dilakukan penyerahan surat keputusan (SK) kepada pengurus DPC yang telah terbentuk di kabupaten dan kota. Ilham menargetkan pelantikan ini bisa menjadi titik awal terbentuknya struktur organisasi yang lebih solid untuk menghadapi agenda politik ke depan.