MAKASSAR — Jufri Rahman menempuh perjalanan panjang birokrasi sejak pertama kali diangkat sebagai ASN pada 1986. Pangkatnya kala itu golongan II/a, titik awal yang jauh dari posisi yang ia duduki sekarang. Kariernya menanjak hingga mencapai Pembina Utama golongan IV/e pada 2020.
Di lingkungan Pemprov Sulsel, Jufri pernah menduduki sejumlah jabatan struktural. Ia tercatat sebagai Penjabat Sementara Kepala Subbagian Tata Usaha Pimpinan, Penjabat Kepala Bagian Protokol, Kepala Subbagian Pengaturan Acara, dan Kepala Bagian Protokol.
Dari Kepala Biro hingga Penjabat Bupati di Dua Daerah
Jufri kemudian dipercaya mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama. Jabatan itu meliputi Kepala Biro Dekonsentrasi, Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, serta Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Ia juga pernah menjabat Penjabat Bupati Tana Toraja pada 2015 dan Penjabat Bupati Sinjai pada 2018. Pengalamannya meluas ke tingkat nasional ketika dipercaya sebagai Staf Ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Jufri juga sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan.
Atas masa pengabdiannya, ia menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun.
Kepala OPD Sebut Jufri Guru dan Tempat Bertukar Pandangan
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulsel Jayadi Nas menyebut Jufri sebagai sosok pemimpin berpengalaman yang menjadi tempat bertukar pandangan bagi jajaran di bawahnya.
"Bagi saya pribadi, Pak Sekda adalah guru, pemimpin, dan sahabat yang baik. Sebagai sosok pamong senior, beliau memegang prinsip tidak ada masalah tanpa solusi," kata Jayadi.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulsel Andi Winarno Eka Putra menilai pengalaman dan kontribusi Jufri selama menjalankan tugas pemerintahan menjadi bagian penting bagi jajaran aparatur daerah.
"Segala kontribusi dan pengabdian yang telah diberikan bagi kemajuan daerah merupakan warisan yang berharga serta inspirasi bagi kami semua," kata Andi.
Teladan Integritas dan Kedisiplinan bagi Aparatur Daerah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel Kasman menyoroti sisi keteladanan Jufri selama memimpin jajaran aparatur daerah.
"Bagi kami, Bapak adalah sosok yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga memberikan teladan tentang integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen dalam menjalankan pemerintahan," ujar Kasman.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sulsel Muhammad Jufri menilai Jufri Rahman memiliki kemampuan interpersonal yang baik selama menjalankan tugas.
"Bapak Jufri keren, luar biasa dalam hal intelektualitas, luar biasa dalam hal pengelolaan emosi, dan juga menunjukkan kepribadian yang sangat santun," ujar Muhammad Jufri.
Selama bertugas di Pemprov Sulsel, Jufri terlibat dalam pelaksanaan sejumlah program pemerintahan dan pembinaan perangkat daerah. Pengalaman itu menjadi bagian dari perjalanan kariernya selama lebih dari empat dekade sebagai ASN.
Memasuki masa purnabakti, jajaran pimpinan OPD Pemprov Sulsel berharap nilai integritas, etika kerja, dan pengalaman yang dimiliki Jufri dapat terus menjadi bagian dari pembelajaran bagi aparatur pemerintah daerah.