MAKASSAR — Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Iqbal Najamuddin menyatakan pengalaman pelaksanaan TKA sebelumnya menjadi bahan evaluasi. Sekolah diarahkan menyiapkan siswa lebih awal agar memahami pola dan materi yang diujikan. Menurutnya, siswa tidak boleh menghadapi TKA tanpa persiapan yang matang.
"Penguatan literasi dan numerasi sudah kami arahkan," ujar Iqbal, Senin (5/10/2026).
Literasi dan Numerasi Jadi Fondasi Utama
Kemampuan literasi dan numerasi dinilai sebagai dasar penting dalam pembelajaran siswa. Penguasaan kedua kemampuan tersebut diharapkan membantu siswa memahami soal dan menyelesaikan ujian dengan baik.
Sekolah juga diminta melakukan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan TKA. Persiapan tersebut dilakukan di tingkat SMA di Sulawesi Selatan.
English Camp dan Pembimbingan Mata Pelajaran Khusus
Untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Disdik Sulsel telah menjalankan program English Camp. Program tersebut dilaksanakan di sejumlah sekolah sebagai bagian dari peningkatan kemampuan siswa.
"Kami punya program Bahasa Inggris melalui English Camp," kata Iqbal.
Selain itu, guru mata pelajaran diarahkan memberikan pembimbingan khusus. Pembimbingan dilakukan untuk membantu siswa memahami materi yang akan dihadapi dalam TKA.
"Kami sudah ingatkan mata pelajaran khusus untuk pembimbingan," jelas Iqbal.
Monitoring Kesiapan Sekolah di 24 Kabupaten/Kota
Disdik Sulsel tetap memantau kesiapan sekolah di 24 kabupaten/kota. Monitoring mencakup kesiapan teknis dan dukungan digital untuk pelaksanaan TKA.
Koordinasi dengan kementerian terkait juga terus dilakukan. Seluruh sekolah diharapkan memenuhi kebutuhan pelaksanaan sesuai ketentuan.
Iqbal berharap persiapan yang dilakukan sejak awal membuat siswa lebih percaya diri menghadapi TKA. Penguatan pembelajaran juga diharapkan mengurangi kesulitan yang dialami siswa pada pelaksanaan sebelumnya.
"Semoga tahun ini mereka sudah siap," pungkasnya.