MAKASSAR — Rapat koordinasi ISKI Korwil Sulsel digelar di Black Canyon Makassar, Minggu (1/11/2026), dengan agenda utama merumuskan arah dan peran organisasi untuk tiga tahun ke depan. Ketua Umum ISKI Korwil Sulsel Andi Edy Manaf menyebut pertemuan itu sekaligus menjadi ajang silaturahmi pengurus.
Konsolidasi pengurus dinilai penting karena ISKI Korwil Sulsel menaungi sarjana dan alumni Ilmu Komunikasi yang kini bekerja di sejumlah sektor berbeda. Potensi itu, menurut Andi, belum sepenuhnya terkelola sebagai kekuatan kolektif.
Alumni Ilmu Komunikasi Tersebar di Banyak Sektor
Andi menilai ISKI Korwil Sulsel memiliki modal besar berupa jejaring alumni yang tersebar di pemerintahan, dunia usaha, media, dan lembaga lain. Jejaring itu diharapkan menjadi kekuatan pendukung pembangunan daerah.
Untuk itu, ISKI Korwil Sulsel berharap dapat membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, bukan hanya di lingkungan pemerintahan. "Para pengurus ini membahas rancangan program kerja, optimalisasi peran alumni, serta perkembangan keilmuan komunikasi yang terus mengalami perubahan," jelas Andi.
Lima Departemen Jadi Mesin Program Kerja
ISKI Korwil Sulsel telah menyiapkan lima departemen sebagai aset pendukung pelaksanaan program. Kelima bidang itu diarahkan untuk memperkuat peran organisasi, mulai dari pengembangan keilmuan dan kapasitas profesional hingga perluasan jejaring serta penguatan komunikasi kelembagaan.
Pembagian kerja lewat departemen tersebut membuat program tidak bergantung pada satu pengurus saja. Setiap bidang memiliki fokus yang bisa dijalankan paralel dengan agenda konsolidasi organisasi.
Jejaring Alumni sebagai Modal Sosial
Langkah ISKI Korwil Sulsel sejalan dengan temuan penelitian berjudul Developing Professional Networks: The Missing Link to Graduate Employability (2021) karya Peter English dkk. Studi itu menyoroti peran jejaring alumni dalam membangun modal sosial sekaligus membuka akses terhadap jaringan profesional.
Merujuk temuan tersebut, keterlibatan alumni tidak berhenti sebagai daftar nama. Jejaring dapat difungsikan sebagai ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan kolaborasi untuk mengikuti perkembangan keilmuan serta praktik komunikasi.
Bagi ISKI Korwil Sulsel, arah itu relevan dengan kebutuhan daerah. Sarjana komunikasi dibutuhkan di banyak lini, dari penyusunan kebijakan publik dan komunikasi krisis hingga pemasaran UMKM dan pengelolaan informasi publik.
Rapat koordinasi menghasilkan rancangan program kerja yang akan dijalankan pengurus periode 2025-2028. Tahap berikutnya adalah merealisasikan kerja sama dengan pemangku kepentingan dan mengaktifkan lima departemen sesuai bidang masing-masing.