MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi tektonik yang dirasakan di wilayah Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Rabu 4 November 2026 pukul 04.28 WITA. Pusat gempa berada di darat, berjarak 61 km dari utara Luwu Timur, dengan kedalaman 6 km.
Getaran gempa tidak hanya dirasakan warga Luwu Timur. Laporan BMKG menyebut guncangan juga terasa hingga Morowali Utara, wilayah yang berbatasan dengan Sulawesi Tengah.
Kedalaman 6 Km, Gempa Dangkal di Darat
Dengan kedalaman hanya 6 km, gempa Luwu Timur tergolong dangkal. Gempa dangkal umumnya menghasilkan getaran yang lebih kuat di permukaan dibandingkan gempa dengan kedalaman besar.
Pusat gempa yang berada di darat juga membuat guncangan tidak berpotensi memicu tsunami. BMKG tidak merilis peringatan tsunami menyusul peristiwa tersebut.
BMKG Imbau Warga Waspadai Gempa Susulan
BMKG mengimbau masyarakat di sekitar Luwu Timur dan wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga diminta tidak panik dan mengikuti informasi resmi dari kanal BMKG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Warga yang merasakan getaran kuat disarankan memeriksa kondisi struktur rumah, terutama bangunan dengan konstruksi ringan.
Wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya memang berada di zona aktivitas sesar aktif. Kejadian gempa dangkal dengan magnitudo kecil hingga menengah kerap tercatat di kawasan ini.