Pencarian

Pemkot Makassar Instruksikan Urban Farming untuk Pasok Program Makan Bergizi Gratis, Target 150 Kilogram Kangkung per Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 • 11:40:29 WIB
Pemkot Makassar Instruksikan Urban Farming untuk Pasok Program Makan Bergizi Gratis, Target 150 Kilogram Kangkung per Panen
Wali Kota Makassar instruksikan urban farming untuk mendukung Program Makan Bergizi dengan target panen 150 kilogram kangkung per siklus.

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar resmi menginstruksikan jajaran aparaturnya untuk mengaktifkan program pertanian lahan sempit di setiap wilayah. Kebijakan ini dirancang untuk mendukung suplai bahan baku Program Makan Bergizi (MBG) yang berjalan setiap hari.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa urban farming bukan sekadar kegiatan menanam. "Pertanian perkotaan ini bukan hanya soal menanam, tapi bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan lahan terbatas untuk menghasilkan kebutuhan pangan sehari-hari dan nilai tambah," ujarnya di Makassar, Sabtu (23/5/2026).

Hasil Panen 150 Kilogram Kangkung Terserap Program MBG

Salah satu praktik yang diapresiasi adalah pengembangan pertanian terintegrasi oleh Haji Ridwan bersama keluarganya. Konsep ini menggabungkan budi daya ikan, sayuran, dan ternak dalam satu kawasan.

"Ini luar biasa. Ada ayam, ikan, sayur, semua terintegrasi dalam satu kawasan. Ini harus menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan yang dimiliki," jelas Munafri.

Di Kecamatan Tamalate, kelompok masyarakat berhasil membudidayakan kangkung dengan masa panen cepat, yakni 20 hingga 21 hari. Hasilnya mencapai 150 kilogram per panen dan langsung dipasok ke pelaku usaha Program MBG.

Ekosistem Berkelanjutan: dari Sisa Makanan Jadi Kompos

Pola kerja sama ini dinilai saling menguntungkan. Petani mendapatkan penghasilan tambahan, sementara kebutuhan pasar akan sayuran segar terpenuhi secara rutin. "Ini yang kita harapkan, ada siklus ekonomi yang berjalan. Masyarakat dapat penghasilan tambahan, sementara kebutuhan pasar juga terpenuhi," kata Munafri.

Tak hanya soal produksi, pengelolaan limbah juga menjadi perhatian. Kelompok tani setempat memanfaatkan sisa makanan untuk diolah menjadi pupuk kompos, menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Munafri mendorong camat dan lurah untuk lebih aktif membuka akses pendampingan kepada warga. Tujuannya, program pertanian perkotaan bisa meluas dan terorganisir dengan baik.

Tanaman Herbal: Potensi Identitas Baru Makassar

Selain tanaman pangan, Pemkot Makassar juga tengah mendorong pengembangan kawasan berbasis tanaman herbal. Menurut Munafri, sektor ini memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola secara serius. "Ini potensi besar. Kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi identitas wilayah, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat," ucapnya.

  • Fakta Singkat:
  • Target panen: 150 kilogram kangkung per siklus 20-21 hari di Kecamatan Tamalate.
  • Konsep unggulan: pertanian terintegrasi (ikan, sayur, ternak) oleh warga.
  • Dampak: menekan inflasi, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung MBG.

Pemkot berharap inisiatif ini bisa direplikasi di 15 kecamatan lainnya di Makassar. Dengan pendampingan aktif dari pemerintah, urban farming diharapkan menjadi solusi konkret ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi warga.

Bagikan
Sumber: koran-jakarta.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks