JAKARTA — Peluang kuliah gratis bagi keluarga yang menggantungkan hidup pada industri kelapa sawit kembali terbuka lebar. BPDP memastikan program beasiswa ini tidak akan berhenti di tengah jalan.
“Selama BPDP berdiri, Program Beasiswa SDM Sawit akan tetap ada,” ujar Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, dalam temu media di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Kenaikan Kuota dan Target Penerima Manfaat
Kenaikan kuota menjadi 5.000 penerima merupakan lompatan signifikan dari tahun sebelumnya. Sejak diluncurkan pada 2016 hingga 2025, program ini telah mendistribusikan bantuan biaya pendidikan kepada total 13.265 mahasiswa dari berbagai daerah produsen sawit.
Pemerintah memprioritaskan tiga kategori utama. Pertama, keluarga kandung pekebun kelapa sawit. Kedua, pekerja atau buruh di area perkebunan sawit. Ketiga, masyarakat umum yang memiliki keterkaitan fungsional dengan sektor kelapa sawit.
Bukan Sekadar Kuliah Gratis, Tapi Regenerasi Talenta
Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Dr. Iim Mucharam, menekankan urgensi program ini di tengah persaingan global. Menurutnya, tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang.
“Program Beasiswa SDM Sawit menjadi langkah strategis pemerintah untuk mencetak generasi profesional yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia,” jelas Iim.
Beasiswa ini mencakup jenjang Diploma Perkebunan (vokasi) maupun Sarjana (S1). Seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh negara melalui dana BPDP.
42 Kampus Siap Menyambut Mahasiswa Baru
Program ini berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan melibatkan 42 lembaga pendidikan tinggi pilihan yang tersebar di berbagai wilayah. Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) menjadi salah satu mitra utama.
Direktur Politeknik CWE, Ir. St. Nugroho Kristono, menjamin kurikulum yang disusun telah sesuai dengan kebutuhan industri modern. “Program Beasiswa SDM Sawit menjadi instrumen penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan pemahaman yang kuat terhadap industri perkebunan modern,” kata Nugroho.
Cara Daftar dan Jadwal Seleksi
Seluruh berkas persyaratan administrasi, jadwal tahapan seleksi, hingga pengiriman formulir pendaftaran dapat diakses secara daring oleh publik melalui laman resmi sdmperkebunan.bpdp.or.id. Pendaftaran resmi dibuka mulai 3 Juni 2026.
Bagi warga yang selama ini bekerja di perkebunan atau memiliki orang tua sebagai pekebun sawit, inilah momentum untuk mendorong generasi muda mengenyam pendidikan tinggi tanpa dibebani biaya.