TORAJA UTARA — Rangkaian aksi kebersihan Polres Toraja Utara diawali apel persiapan pukul 07.30 WITA di halaman kantor, sebelum personel bergerak ke Terminal Bolu. Apel dipimpin langsung Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat.
Setelah apel, personel menyebar ke area terminal dan sekitarnya. Sasaran pembersihan mencakup tumpukan sampah di ruang terbuka serta saluran drainase atau parit yang melintasi kawasan tersebut.
Drainase Terminal Bolu Ikut Dibersihkan
Pembersihan parit menjadi bagian yang ditekankan dalam kegiatan kali ini. Saluran air yang tersumbat sampah kerap menjadi pemicu genangan saat hujan turun di kawasan terminal.
Terminal Bolu berada di Kecamatan Tallunglipu Matalo, salah satu titik yang ramai dilintasi warga maupun kendaraan antarkecamatan di Toraja Utara. Aktivitas harian di lokasi ini membuat volume sampah terus bertambah jika tidak ditangani rutin.
Alasan Polres Angkat Program Green Policing
Kapolres menyampaikan bahwa Green Policing merupakan bentuk peran aktif kepolisian dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, kegiatan itu juga bertujuan menata ruang publik dan membangun kesadaran bersama terhadap lingkungan.
"Lingkungan yang bersih dan terawat akan memberikan dampak positif yang sangat besar bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat," kata Yoseph saat dikonfirmasi.
Ia berharap kerja bakti tersebut mendorong kepedulian warga terhadap kebersihan di sekitar tempat tinggal dan ruang publik. Partisipasi masyarakat dinilai menentukan apakah hasil pembersihan bisa bertahan lama.
Rencana Lanjutan: Bergeser ke Lokasi Publik Lain
Polres Toraja Utara menegaskan kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala di lokasi-lokasi publik lainnya. Langkah itu disebut sebagai komitmen menghadirkan rasa nyaman sekaligus menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat bagi warga.
Belum ada keterangan soal jadwal pasti lokasi berikutnya. Namun pola kegiatan menunjukkan Polres akan menyasar titik-titik keramaian yang berpotensi menumpuk sampah, bukan hanya terminal.