Pencarian

Wakapolda Sulsel Ajak Pelajar MAN 3 Makassar Jauhi Tawuran dan Bijak Bermedia Sosial

Rabu, 28 Oktober 2026 • 08:18:01 WIB
Wakapolda Sulsel Ajak Pelajar MAN 3 Makassar Jauhi Tawuran dan Bijak Bermedia Sosial
Wakapolda Sulsel menjadi pembina upacara di MAN 3 Makassar.

MAKASSAR — Kunjungan Wakapolda Sulsel ke MAN 3 Makassar dirangkai dengan tugas sebagai pembina upacara. Di hadapan peserta upacara, Gidion menyoroti pentingnya masa madrasah aliyah sebagai fase pembentukan jati diri dan penentuan masa depan.

Ia menilai energi, semangat, dan rasa ingin tahu pelajar harus disalurkan ke kegiatan yang membangun. Kenakalan remaja, terlebih perkelahian antarpelajar, disebutnya sebagai jalan yang merugikan generasi muda sendiri.

Tiga Pesan Wakapolda untuk Pelajar MAN 3 Makassar

Dalam arahannya, Gidion menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, pelajar diminta berani mengatakan tidak terhadap ajakan negatif seperti membolos, merokok, tawuran, maupun tindakan lain yang melanggar hukum.

Kedua, bijak menggunakan media sosial. Pelajar diingatkan tidak menyebarkan hinaan, tantangan, provokasi, atau pesan yang memicu permusuhan. Perselisihan yang bermula dari komentar dan unggahan, menurutnya, bisa berkembang menjadi konflik di dunia nyata bila tidak disikapi dengan bijaksana.

Ketiga, menjaga akhlak dan mengingat pengorbanan orang tua. Pelajar diminta menghormati guru, menyayangi teman, serta tidak mudah terpancing emosi.

"Jangan mengorbankan masa depan hanya karena emosi sesaat. Keberanian sejati bukanlah berani berkelahi, melainkan berani mengendalikan diri dan memilih jalan yang benar," tegas Gidion.

Apresiasi untuk Visi Madrasah Unggulan

Gidion mengapresiasi visi MAN 3 Makassar sebagai madrasah unggulan yang berupaya menghasilkan lulusan berkarakter dan berprestasi. Ia menilai integrasi nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi menjadi bekal penting bagi siswa untuk bersaing di era global.

Lingkungan sekolah, lanjutnya, harus menjadi tempat aman, nyaman, dan kondusif untuk belajar. Seluruh warga sekolah diharapkan bersama-sama menjaga suasana harmonis dan menjauhkan diri dari tindakan yang merusak masa depan generasi muda.

Lapor ke Call Center 110 Jika Ada Ajakan Tawuran

Wakapolda mengimbau pelajar menyelesaikan setiap perselisihan melalui dialog dan kepala dingin. Persoalan pribadi diminta tidak berkembang menjadi permusuhan antarkelompok maupun antarsekolah.

Jika ada ajakan tawuran atau ancaman terhadap keselamatan, pelajar diminta segera melapor kepada guru, pihak sekolah, orang tua, atau kepolisian melalui Call Center Polri 110. Pelajar juga diingatkan tidak ikut menyebarluaskan ajakan tawuran maupun konten provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi.

Imbauan tersebut sejalan dengan tagline "Polisi Bersama Masyarakat" yang menekankan kolaborasi Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan damai.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: reformasiaktual.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks